KONSULTASI
Logo

Defris Hatmaja Ungkap Penyebab Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Anjlok

14 Oktober 2026
AuthorDwi Fatimah
EditorDwi Fatimah
Defris Hatmaja Ungkap Penyebab Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Anjlok

sawitsetara.co – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali melemah pada periode 14–20 Oktober 2026. Penurunan harga jual minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) menjadi pemicu utama terkoreksinya harga TBS petani.

Tekanan terbesar datang dari harga kernel yang merosot lebih dari Rp1.200 per kilogram. Sementara itu, harga penjualan CPO juga turun sebesar Rp341,24 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Defris Hatmaja, mengatakan penurunan harga TBS kali ini terjadi pada seluruh kelompok umur tanaman, dengan penurunan tertinggi dialami tanaman berumur 9 tahun.

“Harga untuk kelompok umur 9 tahun turun sebesar Rp129,82 per kilogram atau 3,48 persen menjadi Rp3.603,92 per kilogram,” ujar Defris.

Penurunan tersebut membuat harga TBS kelompok umur produktif itu berada di angka Rp3.603,92 per kilogram pada periode penetapan terbaru.

Dalam perhitungan harga TBS mitra swadaya Riau, harga CPO ditetapkan sebesar Rp14.722,29 per kilogram, sedangkan harga kernel berada di level Rp12.344,61 per kilogram.

Adapun indeks K yang digunakan mencapai 93,30 persen, dengan harga cangkang Rp24,65 per kilogram dan biaya operasional tidak langsung (BOTL) sebesar 0,61 persen.

DPP

Harga TBS Sawit Riau Berdasarkan Umur Tanaman

Berdasarkan penetapan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, harga TBS mitra swadaya untuk periode 14–20 Oktober 2026 bervariasi sesuai umur tanaman.

Untuk tanaman berumur 3 tahun, harga TBS ditetapkan sebesar Rp2.786,13 per kilogram. Harga kemudian meningkat menjadi Rp3.110,23 per kilogram untuk umur 4 tahun, Rp3.340,80 untuk umur 5 tahun, dan Rp3.470,44 untuk umur 6 tahun.

Sementara itu, tanaman berumur 7 tahun ditetapkan sebesar Rp3.548,37 per kilogram dan umur 8 tahun Rp3.591,66 per kilogram.

Harga tertinggi dalam daftar penetapan tersebut berada pada kelompok umur 9 tahun, yakni Rp3.603,92 per kilogram. Adapun tanaman berumur 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.565,06 per kilogram.

Memasuki kelompok umur yang lebih tua, harga TBS cenderung menurun. Tanaman umur 21 tahun ditetapkan Rp3.503,74 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.433,47, dan umur 23 tahun Rp3.353,59 per kilogram.

Selanjutnya, harga TBS umur 24 tahun ditetapkan Rp3.293,15 per kilogram, umur 25 tahun Rp3.243,48, umur 26 tahun Rp3.225,63, dan umur 27 tahun Rp3.197,93 per kilogram.

Untuk tanaman berumur 28 tahun, harga TBS berada di level Rp3.145,52 per kilogram. Sementara itu, umur 29 tahun ditetapkan Rp3.107,06 dan umur 30 tahun Rp3.019,16 per kilogram.

Pelemahan harga TBS ini kembali menegaskan besarnya pengaruh pergerakan harga CPO dan kernel terhadap pendapatan petani sawit. Ketika harga kedua komoditas tersebut terkoreksi, harga TBS yang diterima petani pun ikut tertekan.

Tags:

harga TBS Riau

Berita Sebelumnya
sawitsetara Audiensi dengan Wamenaker, Bahas SETARACITA  dan Job Fair 2026

sawitsetara Audiensi dengan Wamenaker, Bahas SETARACITA dan Job Fair 2026

sawitsetara.co beraudiensi dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI, Selasa (13/10/2026). Pertemuan ini membahas kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terhadap penyelenggaraan SETARACITA dan job fair 2026.

13 Oktober 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *